Jumat, 01 Desember 2017

TENTANG RINDU DAN KAMU

  Mengenang

Hujan tumpah di ufuk mata senja
Mengalir sungai di kerut muka ibu
Siapa nyana, jatuh bulir berpeluh
Ke wajahmu yang lusuh.

Banda Aceh, 13 juli 2016

Rindu

Setelah beberapa waktu senyum kita bertemu
Dan tatapan rindumu tertuju ke mataku.
Kita tak sering lagi bertamu.
Seolah sedang bersiap untuk rindu-rindu selanjutnya
Atau mungkin, tuhan sedang membiarkan kita untuk saling rindu merindui.


Banda Aceh, 24 November 2017

Senin, 11 April 2016

janji

usah kau kenang janji-janji lalu
setelah kau ucap, terbang dan hilang
biarlah datang tanda yang menjadikan kau dan aku bersatu


usah lihat jarak yang kau sekat
kau kunci dan lalu pergi
biarlah sendiri kembali dan bersemi


biarlah semua hidup adanya
karena hati mengikuti naluri
dan hidup pasti mati

Banda Aceh, April 2016

Selasa, 05 April 2016

Akut Rindu

Kemelut rindu datang padaku dengan akut
Jatuh pelan menuju tubuh yang takut
Raut wajah membayang dalam peluk

Rindu datang menghujam detak jantung
Merobek dada berlumut
Menuju tempat paling seluk

Kau adalah sekuntum rindu
Yang berubah melumut
Di hati paling sudut.


Banda Aceh, April 2016

Selasa, 16 Februari 2016

hujan

Telah tiba rindumu
Serupa hujan ia datang
menggebu
Melasak basah tubuhku
Hujan adalah rindu
Penuh buru menjengukku
Apakah rinduku serupa itu bersamamu ?

Aceh Besar, Januari 2016

Jumat, 12 Februari 2016

Dee

Dee
ingin sekali menatap jambu di lesung pipimu
dan coretan menggaris di bilik senyum
bermuara pada ranum

Dee
Tak pernah benar aku tak rindu
Ketika matari terbenam dimakan malam
Dan kau berubah serupa senyum bulan
Aku cahaya yang  kau ciptakan

Dee
Rindu telah menjadi zat
Yang membuat sungai bermuara pada laut
Dan aku, zat yang merindukanmu.

Banda Aceh,  Oktober 2015